Thursday, January 13, 2011

SENI PENYAJIAN BAKSO

TERNAK TERI, itulah aktivitas harianku. Tapi tunggu dulu TERNAK TERI bukan berarti berternak ikan teri, tetapi singkatan dari NGANTAR ANAK- NGANTAR ISTRI...hehe.
Siang hari di Solo, saat aku sedang ternak teri, rasa lapar agak mengganggu kami sekeluarga, dan kuputuskan untuk makan siang dulu. Seperti biasa Istriku selalu punya ide untuk mampir ke warung bakso daging sapi langganannya.
Setiap masuk ke warung bakso yang terletak dekat Pasar Singosaren itu, selalu membuatku terpana. Tempat duduknya kira-kira berkapasitas 50 orang nggak pernah sepi dari pengunjung.
Di warung bakso inilah aku selalu mencermati, faktor apa yang menyebabkan warung bakso ini selalu laris?
sambil menikmati bakso, lalu kubuat skor.....
  1. Letak tempat........bukan dijalan utama, bisa dikatakan agak masuk. nilainya 6
  2. Parkir...................Sepeda motor cukup mudah, kalau mobil lahan parkirnya sempit, nilai 6.
  3. Kebersihan...........masalah bersih, kalau dinilai 1 sampai 10..warung bakso ini nilainya 6.
  4. Keramahan..........aduh pelayan dan kasir kurang ramah, warung bakso ini nilainya 5
  5. Harga...................Semangkok Rp. 7500,-     kompetitif  nilainya 8
  6. Rasa.....................kuahnya cukup mantap dan enak, rasa pentol bakso kurang, prosentase kira-kira 70% daging. nilai 7.

Dari penilaianku, warung bakso tersebut nilai rata-rata  biasa saja.
Tetapi kok bisa laris minta ampun...hehe  (dukun...sory nggak masuk penilaian).

Setelah kucermati dengan teliti, ada yang istimewa dari warung bakso ini, yaitu :
Cara Penyajian bakso Sangat variatif.
Dalam satu mangkok, terdiri dari 2 buah bakso polos halus, 1 bakso isi telur puyuh dibelah, 2 buah tahu putih isi, 1 pangsit, bihun, seledri, brambang goreng, ada tambahan irisan daging tipis-tipis. tidak lupa daun sawi.
Mangkok bakso yang kecil, kelihatan penuh dan beragam, full variasi, begitu menggoda.
Satu mangkok bakso cukup membuat kita kenyang.

ini dia ketemu kuncinya....
Warung bakso ini mempunyai seni penyajian bakso yang istimewa, disamping itu warung bakso ini pandai menekan ongkos produksi, dengan menampilkan  tiga buah bola daging ukuran  sedang, yang prosentase dagingnya menurutku paling 70%.
Isi mangkok yang lainnya dipenuhi dengan tahu dan pangsit yang jelas ongkos produksinya lebih rendah dari pembuatan pentol bakso.
Warung bakso ini Kreatif, cerdik dan mempunyai seni penyajian bakso yang istimewa.
Tips saya, ketika anda berjualan bakso, pertimbangkanlah nilai beberapa parameter di atas, naikkan skor nilai warung bakso anda menjadi cukup tinggi. dan sebagai senjata andalan adalah kreatifitas kita dalam seni penyajian bakso. sering-sering studi banding, ke warung bakso yang laris.
ok cukup dulu tips hari ini.
mungkin anda punya pendapat lain, silahkan berbagi di sini...


ditulis oleh : gunawan
bengkel bakso


POSTING YANG BERKAITAN

tips berbisnis warung bakso

        

2 comments:

Ary Nugroho Putro said...

pak, gun.saya baca semua artikel bapak. sungguh luarr biasa..terima kasih info.nya..saya juga berasal dari solo dan ortu jualan bakso di jakarta. saat ini saya sedang mengumpulkan info,,agar nantinya saya bs jd pengusaha bakso dari solo yg sukses. karena selama ini byk usaha bakso yg di franchisekan tp malah bukan dari solo. saya MAU buat brand image BAKSO SOLO.

A Gunawan Sutanto, S.Si said...

Saya doakan sukses mas.
amiiin