Sunday, July 29, 2012

BAHAN KIMIA DALAM MAKANAN

Mendengar kata BAHAN KIMIA dalam makanan, semua orang hampir dipastikan akan menghindar dan ketakutan. BAHAN KIMIA dalam makanan seolah menjadi momok atau monster yang menakutkan.
lewat www.bengkelbakso.com, saya akan mencoba sedikit bercerita tentang BAHAN KIMIA dalam makanan.

Ketika kita makan Nasi, Ikan, daging, Sayur, buah  yang notabene adalah bahan-bahan alam ciptaan Tuhan. Bahan alam itu organik atau natural, yang memang disediakan oleh Tuhan YME untuk kita manusia.
Sungguh Tuhan Maha Agung.
Sebenarnya kandungan gizi yang terdapat dalam makanan yang alami tersebut adalah BAHAN BAHAN KIMIA juga,
Atau bisa saya perjelas BAHAN KIMIA CIPTAAN TUHAN YME.
seperti  Karbohidrat yang terkandung dalam nasi atau gula, Vitamin-vitamin yang berguna bagi tubuh dalam sayur dan buah, protein dalam daging dan lain-lain. BAHAN KIMIA ALAM NATURAL tersebut bila tidak diperlakukan salah, adalah bahan kimia yang sangat ramah terhadap tubuh manusia, bahkan tubuh kita sangat membutuhkannya.
Makanan alami tersebut memang harus dikonsumsi seimbang,
Sehingga kinerja mesin tubuh manusia akan selalu bagus dengan adanya BAHAN KIMIA yang terkandung dalam makanan alami tersebut.
Nah karena kemajuan peradaban jaman, ceritanya Manusia mulai usil.....hehehe
dengan kendaraan Ilmu pengetahuan, manusia menciptakan yang namanya BAHAN KIMIA MAKANAN TIRUAN (PALSU).
Ini adalah beberapa contohnya :
Bapak/Ibu pernah dengar Sakarin atau gula buatan?
Bpk/ibu tahu Pewarna makanan, biar menyerupai merahnya sayuran cabe atau lombok.
Pernah dengar Flavour atau perisa atau aroma yang menyerupai bahan aslinya, seperti Aroma Keju, aroma melon, aroma jambu, aroma jeruk dan lain-lain.
Manusia ingin menciptakan atau meniru BAHAN KIMIA MAKANAN seperti yang ada di Alam, manusia memang hebat, tetapi kehebatan itu apakah membuat mesin tubuh kita lebih baik?
Pertanyaannya.......... 

Apakah BAHAN KIMIA ciptaan manusia itu RAMAH terhadap sistem tubuh manusia?

Apakah BAHAN KIMIA ciptaan MANUSIA, bisa menandingi BAHAN KIMIA ciptaan TUHAN YME?

Sangat jelas, manusia sampai kapanpun tak akan bisa menandingi Tuhan YME.
Lihat hasilnya....
Setelah BAHAN KIMIA ciptaan Manusia banyak dikonsumsi, telinga kita mulai akrab dengan yang namanya KANKER, TUMOR, dan penyakit-penyakit yang aneh yang pada jaman kakek-kakek kita dulu tidak ada.
Lantas langkah apa yang akan kita ambil menyikapi hal tersebut?
Apakah kita STOP mengkosumsi Makanan yang tercemar BAHAN KIMIA BUATAN MANUSIA?
Sebenarnya tidak semua jelek, asal Bahan kimia buatan manusia tersebut bisa di buang lagi oleh sistem tubuh setelah dikonsumsi, tetapi ada BAHAN KIMIA yang sangat susah dibuang oleh mesin tubuh kita, bahan tersebut terakumulasi dalam tubuh dan tidak bisa keluar lagi dan lama-lama menumpuk, itu yang jadi RACUN di tubuh.

lihat jajanan anak-anak ada pengawet, pemanis, rasa gurih (umami) yang berlebihan, warna makanan yang ngejreng dari pewarna tekstil.
lihat makanan di mal-mal selalu ada embel-embel, bahan tambahan yang namanya kadang dipleset-plesetkan agar kita tidak tahu.
lihat makanan tradisional seperti karak, krupuk, bakso, cincau, lontong mengandung BORAX
Tahu, Ikan-ikan laut dengan Formalin atau H2O2.
Sayuran dan buah tercemar Pestisida.

Mau Berhenti makan? 

Siapa yang harus membereskan semua masalah ini?
Pemerintah saja selama ini, tidak bisa memberikan solusi yang baik.

Lantas kita harus bagaimana dong? 

KITA HARUS MEMULAI DENGAN DIRI KITA DAN KELUARGA KITA,.........
BAGAIMANA CARANYA?
cara-cara ini mungkin bisa berguna untuk kita tetap hidup, walau tanpa BAHAN KIMIA BUATAN MANUSIA...
Jawabnya adalah Membuat kebiasaan baru atau pola hidup baru yang harus kita tanamkan ke anak-anak kita sejak kecil
Ini mungkin bisa membantu,
  1. Bagi yang punya sedikit lahan di belakang rumah bisa pelihara ikan lele, gurame, nila, pelihara menthok (seperti saya hehehe), ayam, bebek hasil daging dan telurnya, semuanya untuk dikonsumsi sendiri ....aman tanpa embel-embel BAHAN KIMIA.
  2. Menanam sayur-sayuran dan buah-buahan di POT,  belakang rumah bisa untuk berkebun. pakai pupuk organik,.... Aman tanpa BAHAN KIMIA
  3. Menghindari jajan-jajanan yang nggak jelas komposisinya.
  4. Mau capek dengan masak-memasak dirumah ( ini yang paling kusuka).......Aman...jelas komposisinya

Wis sudah, primitif sekali, kembali ke jaman batu hahaha
Kalau anda berfikiran sama dengan saya, sepertinya memang kita harus kembali lagi menjadi orang sederhana dan tidak neko-neko.

Mungkin ada yang mau sharing...silahkan tulis di kotak komentar

ditulis oleh P. gun
www.bengkelbakso.com


2 comments:

Widy Cool said...

benar p.gun,org bijak mgatakan,"Hidup bkn utk makan,akan ttapi makan utk hidup,salam knal,by eko makassar.

BENGKEL BAKSO said...

trims mas eko sudah mampir ke bengkelbakso.com dan sudah kasih sharing yang bagus.
p.gun